Kita selalu setuju bahwa pulang adalah kata yang tepat untuk kembali ke tempat yang paling nyaman. Misalnya, jika menuis membuat perasaan lebih tenang ya menulislah. Jika keluar rumah menemukanmu pada banyak jalan ya keluarlah. Bahkan, jika sekedar menikmati batagor di pinggir jalan membuatmu lebih hidup, ya boronglah.
Kita adalah petualang atau mungkin selebihnya yang ingin melanglang buana, beranjak untuk menemukan banyak pengalaman. Tapi, jangan sampai mengejar fana mati-matian, tanpa menganyam pundi-pundi pelajaran. Beriringan dengan itu, waktu akan pelan-pelan menghapus ingatan. Tapi, itulah cara Tuhan agar kita dapat menerima kenyataan.
Pulang juga tentang persoalan rindu. Bila rindu sudah menumpuk, maka pulang adalah sebuah kebutuhan~

